Rp 802 Triliun, Penyerapan Dana Dari Pasar Modal Tahun 2017

0
39

Jakarta, MENTARI.ONLINE Beberapa perkembangan signifikan yang terjadi di pasar modal membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup akhir tahun 2017 dengan senang hati. Pertama, ada penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 20% di akhir tahun dibanding awal tahun.

Pada awal tahun IHSG berada di level 5.290. Sementara di akhir tahun saat ini,  berada di level 6.355. Perkembangan positif pasar modal tahun ini juga terjadi pada pemanfaatan pasar modal untuk pendanaan yang nilainya paling tinggi sepanjang sejarah yaitu 802 triliun.

Dalam yang luar biasa besar tersebut berasal dari penawaran umum saham perdana atau inisial public offering (IPO), juga dari right issue (penerbitan saham baru), konversi waran, sekuritisasi aset serta penerbitan obligasi pemerintah, BUMN serta swasta.

Sementara itu, jumlah emiten baru di pasar modal tahun 2017 mencapai 37 perusahaan. Tito menyebut hal itu menjadi capaian paling tinggi dalam 23 tahun terakhir serta menjadi paling banyak di negara Asean.

Tahun depan BEI berani menargetkan ada 35 perusahaan yang akan menjadi emiten baru di pasar modal tahun depan.

“Semua pemangku kepentingan pasar keuangan bahagia,” kata Direktur Utama BEI, Tito Sulistio di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Terkait dana asing di pasar modal Indonesia, Tito mengungkapkan, tercatat  sampai 19 Desember 2017, ada net sell (penjualan) dari investor asing sebesar Rp 40 triliun.

Walaupun, secara nilai, tentu angka tersebut tidak cukup berarti mengingat pada dasarnya, investor asing juga membukukan kenaikan.

Tito mengungkapkan sampai 19 Desember 2017 nilai kapitalisasi pasar investor asing mencapai Rp 1.912 triliun. Angka itu naik Rp 221 triliun dari total kapitalisasi pasar investor asing sebesar Rp 1.691 triliun.

Hal itu sudah menepis adanya pandangan yang menyebutkan bahwa pihak asing melarikan diri dari pasar modal Indonesia. “Investor asing tidak lari, asing untung Rp 240 triliun dan hanya jual 15% dari keuntungan yang mereka dapat,” tandas Tito.

Tito menambahkan BEI  menargetkan nilai kapitalisasi pasar dalam 2 tahun mencapai Rp 10.000 triliun.(joe/detikcom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here