Kinerja Surat Berharga Syariah Negara Naik Tiap Tahun

0
27

Jakarta, MENTARI.ONLINE – Kinerja pembiayaan melalui sukuk negara terus meningkat setiap tahun. Hal ini sangat baik terhadap aktifitas diversifikasi sumber pembiayaan APBN.

Pada tahun 2013, nilai proyek yang menggunakan pembiayaan sukuk negara “hanya”  Rp 800 miliar. Tahun 2017 ini, nilai proyek yang bisa dibiayai dari suku negara sudah mencapai Rp 22,53 triliun.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal  Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementrian Keuangan Luky Alfirman, Jumat (22/12/2017). Untuk total penerbitan SBSB sejak2008 hingga 2017 telah mencapai Rp 758 triliun.

Luky menerangkan, sebagian utang dari sukuk telah dilunasi sehingga nilai outstandingnya saat ini mencapai sekitar Rp 555 triliun. Dengan demikian, bagian SBSN sudah mencapai 17% dari keseluruhan surat utang negara.

Peran SBSN dalam melakukan diversifikasi sumber pembiayaan APBN menurut Luky sangat besar.Selain itu, SBSN juga berperan dalam mempercepat proyek pembangunan infrastruktur. Pemerintah memiliki komitmen mengembangkan sukuk guna mendorong pasar keuangan syariah.

Walau demikian, diakui Luky Alfirman, masih ada sejumlah kendala yang menjadi tantangan untuk dihadapi.Misalnya proses lelang dalam rangka pengadaan barang serta jasa di ementrian yang masih banyak terlambat.

Selain itu juga ada kendala pembebasan lahan proyek banyak yang belum diselesaikan ketika dimulai proses konstruksi. Luky berhadap, masing-masing K/L membuat upaya-upaya perbaikan.

Selain itu, dalam pandangan Luky, diperlukan peta jalan (roadmad)  rencana pembangunan infrastruktur yang menggunakan SBSN.(joe/Republika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here