Terburuk dalam 4 Tahun Terakhir, Penurunan Penjualan Ritel di Australia

0
40
Ilustrasi.(Mentari.online)

Australia, MENTARI.ONLINE – Selain ritel di Indonesia, lesunya penjualan ritel juga sedang terjadi di Australia. Pemerintah Australia berusaha mengatasi masalah yang sepertinya tengah mengglobal ini

Media melaporkan pelaku usaha ritel di Australia mengalami penurunan penjualan paling buruk dalam empat tahun terakhir pada tahun ini lantaran konsumen yang terus mengurangi belanja yang dilakukan.

Pada kuartal ketiga tahun ini, pertumbuhan ekonomi Australia berpertanda buruk karena masyarakat yang mulai mengurangi pengeluaran untuk konsumsi makanan, perabot serta pakaian.

Media melaporkan penurunan daya beli warga Aussie sudah berlangsung sejak pertengahan tahun ini dengan menghadirkan data dari Badan Pusat Statistik Australia (ABS).

Data yang dllansir media memperlihatkan, penjualan ritel menurun hingga 0,2 persen pada Juli. Meningkat menjadi 0,6 persen pada Agustus sekaligus meleset dari target awal berupa kenaikan 0,3 persen.

Dalam analisa yang dibuat ABS, penurunan penjualan ritel pada Juli-Agustus yang mencapai 0,8 persen tersebut ternyata merupakan penurunan beruntun (back to back) paling besar sejak Oktober 2010.

 

Awal tahun 2017 sebenarnya telah memperlihatkan gerak perbaikan pada sektor riiil di Negeri Kangguru itu. Sayangnya, perbaikan yang terjadi tak bisa berjalan lama lantaran tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan rumah tangga yang tentu saja mempersulit terdongkraknya daya beli warga.

Jika usaha ritel konvensional di Aussie mengalami penurunan pada kuartal terakhir tahun ini, maka situasi sebaliknya terjadi pada sektor ritel online (daring) yang malah naik signifikan hingga 6,3 persen pada Agustus ketimbang Juli.

Ilustrasi.(Mentari.online)

Namun begitu, ABS memprediksikan sektor ritel daring ini belum bisa menjadi saingain ritel konvensional. Nilai transaksi ritel daring dalam data ABS mencapai 13 miliar dollar Australia.

Nilai itu jelas tidak ada apa-apanya jika dibandingkan nilai transaksi tahunan dariĀ  usaha ritel konvensional yang mencapai 300 miliar dolar Australia.

Namun demikian, aktifitas ritel online diprediksi akan makin berjalan maju ketimbang ritel konvensionlal. (Joe/Reuters)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here