Harga Cabai Anjlok, Mendag Tampik Terkait Adanya Impor

0
18
Cabai merah
Harga cabai merah paska lebaran anjlok hingga Rp 6 ribu/kg. (Ekbis Sindonews.com)

Jakarta, MENTARI.ONLINE – Pasca lebaran harga cabai turun hingga Rp 6 ribu per kilogram di beberapa daerah. Hal ini disebabkan karena pasokan berlebih. Namun Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan anjloknya harga cabai bukan disebabkan terdapatnya impor.

Dilansir dari detik.com Enggar mengaku stres mengetahui harga cabai yang turun begitu drastis. “Alhamdulillah turun, cabai rawit turun, turunya gelosor. Di beberapa daerah, Rp 6.000 di pasar. Saya stres, jadi agak stres,” kata Enggartiasto di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Menurut Enggar turunnya harga cabai di beberapa daerah sangpat curam sehingga petani mengalami kerugian. “Ada beberapa yang turunnya begitu curam, sehingga mereka ya sudah, jual rugi daripada busuk,” ungkapnya.

Enggar menambahkan pihaknya memang belum menyiapkan upaya untuk kembali membuat harga cabai normal. Namun, ia berharap penurunan harga cabai hanya berlangsung beberapa hari saja.

Menurut pria yang akrab disapa Enggar ini, meski harga anjlok, para pedagang tetap menjual untuk menghabiskan stok. Selain itu, agar cabai tak menumpuk dan akhirnya membusuk.

Berdasarkan survei yang dilakukan cnnidonesia.com di Pasar Induk Kramat Jati pada Sabtu (1/7/2017). Harga cabai yang dijual memang anjlok berkisar Rp6.000-Rp7.000 per kg. Namun, terdapat penjual lain yang mencoba menjual lebih tinggi sebesar Rp10 ribu-Rp12 ribu per kg.

Cabai merah
Harga cabai merah paska lebaran anjlok hingga Rp 6 ribu/kg. (Ekbis Sindonews.com)

Sutrisno, salah satu penjual cabai mengatakan, anjloknya harga cabai disebabkan pasokan yang berlebih usai Lebaran. Sementara, pembeli masih banyak yang belum kembali dari kampung halaman.

Kondisi ini diakuinya berbeda jika dibandingkan usai Lebaran tahun lalu. Ketika itu, harga cabai merah keriting dijual dengan harga Rp18 ribu per kg dan cabai merah besar sebesar Rp40 ribu per kg.

Sementara itu, harga bawang putih kating yang masih dijual dengan harga Rp70 ribu per kg dianggap Enggar karena kualitas dengan segmen ke atas. “Itu hanya beberapa tempat saja, di tempat-tempat tertentu sudah Rp30-Rp35 ribu per kg,” jelas Enggar.

Selain itu, ketersediaan bawang putih honan dengan harga lebih murah juga dipastikan masih ada di pasar. Menurutnya, bawang putih honan masih sekitar Rp20 ribu per kg.(aa/pjk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here